Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Umur Berapa Sebaiknya Anak Disunat

Konten [Tampil]
Umur berapa anak dikhitan

Parenting By Rey - Umur berapa sebaiknya anak laki-laki disunat atau dikhitan?
Pertanyaan ini banyak ditanyain oleh beberapa teman, ketika saya post mengenai si kakak yang dikhitan beberapa minggu kemaren.

Ternyata, bukan hanya saya yang lama banget mikirin waktu tepat buat anak disunat atau dikhitan.
Beberapa Parents yang punya anak lelaki juga masih maju mundur mau mengkhitan anaknya.

Khitan atau sunat memang merupakan momok menakutkan buat banyak anak dan bahkan sebagian Parents. Iya, bukan cuman anaknya yang takut, tapi Parents-nya juga.

Terlebih bagi saya yang memang takut darah, rasanya udah lemes duluan membayangkan anak dikhitan.
Makanya pas si kakak dikhitan 2 mingguan lalu, saya sama sekali nggak liat jelas prosesnya, ketimbang pingsan di sana kan ye, hahaha.


Umur Berapa Anak Disunat?


Kalau baca-baca beberapa teori yang ada, banyak yang menyarankan agar anak laki-laki disunat ketika bayi aja, karena proses khitan dan penyembuhannya jauh lebih cepat dan mudah.

Namun, beberapa pendapat, khususnya bagi ilmu kedokteran di Amerika, mengatakan bahwa sunat bagi bayi new born sangat tidak dianjurkan.

Kalau di Indonesia, tauk deh, kayaknya ada ya yang khitan bayi new born-nya?
Kasih tahu di kolom komentar dong.

Setidaknya ada 2 pilihan umur anak ketika disunat yaitu:


1. Umur bayi sebelum 6 bulan


Umur yang tepat bagi anak laki-laki disunat yaitu sebelum usia 6 bulanan, atau tepatnya sebelum anak tengkurap.

Mengapa usia bayi dipilih lebih baik?
Karena dalam segi penyembuhan dan pelaksanaan khitan jauh lebih mudah.

Untuk usia bayi, anestesi yang digunakan juga nggak seberat anestesi untuk usia balita ke atas, serta penyembuhannya akan lebih cepat, karena memang masih terpengaruh bersama tumbuh kembang yang pesat.

Namun yang perlu diperhatikan adalah, jangan sampai bayi sudah aktif atau bisa tengkurap, karena dia bisa saja tengkurap dan penisnya tertekan lalu nyeri dan bisa infeksi.

Sayangnya untuk usia segini, biasanya Parents-nya yang nggak tega termasuk saya.
Makanya dulu, ketika masih bayi ada beberapa teman yang nanya apa nggak langsung disunat, ya kali saya tega, hehehe.


2. Umur balita hingga sebelum remaja


Umur anak laki-laki disunat berikutnya adalah, saat balita hingga sebelum remaja.
Kalau saya pribadi, prefer sekalian nunggu dia siap dan minta sendiri sih.

Meskipun teorinya, bisa sejak usia 1 tahun.
Namun menurut saya, itu sangat beresiko, karena di umur balita, anak-anak cenderung aktif, sehingga bisa mempengaruhi masa perawatan paska disunat.

Jadi, akan lebih baik jika menunggu anak lebih mengerti tentang sunat atau khitan itu sendiri, dan syukur-syukur dia yang minta sendiri.

Karena hal itu, bisa meminimalisir drama saat sunat maupun setelahnya di masa perawatan luka sunatnya.


Si Kakak Disunat Umur 10 Tahun


Saya lupa tepatnya, tapi kalau nggak salah sih pertama kali si kakak minta disunat tuh, saat usianya 7 tahunan kali ya.
Pokoknya pas dia masuk SD, dan mulai bergaul lebih dengan banyak teman-temannya.

Sejak saat itu, si kakak malah minta pengen sunat, tapi saya masih sibuk cari waktu yang tepat, serta biaya sekaligus tempat dan metode yang dipilih.

Karena sepengetahuan saya, yang namanya sunat itu kan setelahnya butuh istrahat, jadi waktunya harus mengikuti masa libur sekolah, harus libur panjang biar pas masuk, lukanya udah sembuh.

Akan tetapi, sayangnya semua ditentukan oleh rezekinya yang baru tersedia ketika si kakak berusia 10 tahun.

Dan bisa dilihat, ketika si kakak berusia 10 tahun, dan disunat dengan kemauan bahkan permintaannya sendiri.
Sungguh saya nggak perlu menghadapi drama rewel anak-anak yang kesakitan, karena juga ditunjang dengan khitan menggunakan metode yang canggih.

Bukan hanya waktu mau sunat yang minim drama dari si kakak, eh bahkan tanpa drama sih, si kakak berani aja meski pas hari H-nya.
Nggak terlihat dia takut, meski ya sempat kaget juga pas ditembakan cairan anestesi.

Selepas khitanpun sama sekali nggak ada drama rewel karena nyeri, pun juga nggak ada drama harus saya yang bersihin setiap hari, karena si kakak udah gede, dan udah lebih ngerti, jadi dia sendiri yang ngerawat, saya dan papinya hanya merhatiin aja, kalau enggak bersih, baru deh si papi yang turun tangan.

Ini amat sangat meringankan banget, jadi Parents cukup menyiapkan dana aja, dan anak bisa dilatih langsung untuk bisa merawat alat vitalnya seorang diri.


Hal Penting yang perlu diperhatikan dalam Menentukan Umur Anak Disunat


Ada beberapa poin atau hal penting yang perlu Parents perhatikan, dalam menentukan umur berapa sih anak laki-laki disunat?

Umur berapa anak disunat

1. Sebaiknya khitan sebelum umur 6 bulan


Ini bisa dilakukan jika mental Parents udah siap melihat anak bayinya dikhitan.
Kalau saya sih kayaknya nggak kuat mental, orang nemanin anak udah gede aja disunat saya nggak berani, apalagi masih bayi, which is saya harus stand by liatin prosesnya tuh.

Gimana bisa tahan, saya pernah gendong keponakan yang pas lahir langsung ditusuk telinganya buat pasang anting, tuh bayi nangis kejer, dan saya hampir aja mau getokin kepala perawatnya, hahaha.


2. Sebaiknya saat anak mengerti dan minta sendiri


Nah, kalau yang mentalnya cemen kayak saya, mending tunggu anak gede aja dulu deh, saat anak benar-benar siap, dan pastikan sebelum remaja, batas maksimal sekitar 12 tahun sih menurut saya.

Tapi, saya yakin sebelum usia 10 tahun, anak-anak bakalan minta sendiri kok, saat dia ketemu teman-temannya, dan teman-teman pada pamer sudah disunat, seketika si kecil akan meminta juga ikutan disunat.

Ketika anak meminta sendiri disunat, kita bisa jelasin lebih dalam tentang sunat itu seperti apa? rasanya gimana? better sih ayah yang jelasin.
Jadi, anak benar-benar siap fisik dan mental sebelum disunat, dan hal ini akan meminimalisir drama rewel sebelum terlebih sesudah khitan.

So Parents, nggak usah bingung kalau anak laki-lakinya udah berusia 5 atau 6 tahun, tapi masih takut disunat, nggak perlu dipaksa sih menurut saya, dan nggak perlu dikasih pancingan bakal dikasih hadiah atau gimana.

Sah-sah saja dikasih hadiah karena udah sunat, tapi hadiah itu bukan sebagai alasan biar si kecil mau disunat.
Biar si kecil bisa belajar merawat organ vital pribadinya, dan benar-benar paham tujuan dari sunat atau khitan itu sendiri.

How about you, Parents?

Sidoarjo, 28 Juli 2021

Happy birthday to mami Darrell Dayyan.


Sumber: 
  • Halodoc
  • Pengalaman pribadi
Gambar: dokumen pribadi dan Canva edit by Rey

6 comments for "Umur Berapa Sebaiknya Anak Disunat"

  1. kaka pinterr, malah kaka sendiri yang minta disunat, seberani itu
    jarang banget anak seumuran kaka yang minta sendiri untuk disunat

    dan aku pernah liat video anak bayik yang dikasih lubang anting mb, nangiss kejer dong dia. Liatnya kasihan ga tega

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya, gara-gara temannya semua udah disunat.
      Nah kan, anak bayi itu kasian kalau diapa-apain, ga tega rasanya

      Delete
  2. dulu anakku sunat kelas 4, agak penakut akhirnya mau juga

    ReplyDelete
  3. Anak aku usia 6 tahun disunat. Entah gimana, anaknya sendiri yg mau. Memang saya kdng suka bilang atau ksh tau soal sunat dalam ajaran islam. Alhamdulillah anaknya mau.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pinter ya, kalau sering disounding, lama-lama anak jadi ngerti sendiri :)

      Delete